Pulau Tidung, Dua Hari Untuk Selamanya

Setelah sempat tertunda akhirnya liburan ke Pulau Tidung jadi juga.
Pulau Tidung adalah salah satu pulau wisata yang terletak di kep. Seribu.
Tanggal 30-31 kemarin berangkatlah kita kesana (tepat sehari sebelum puasa).
akhirnya yang ikut ada 11 orang. gue, Desra, Faisal, Danis, Pandu, Naya, Evi, Witri, Annisa, Vira, Gilang yayangnya Vira. Naya sampe Vira merupakan anak S1 prodi jerman 2010. kalo Danis Pandu akhirnya gue yang ngajakin.
Kita janjian di stasiun Kota jam 6 tapi akhirnya sang pencetus, Naya dkk, mereka pula yang baru datang jam 7. kita charter angkot seharga 60rb dari kota ke Muara Angke. sesampainya disana kita bertemu dengan owner travel agent yang ternyata alumni 47 dan langsung aja naik ke kapal. sebatas saran, kalo bisa sebelumnya minum obat anti mabuk dulu ya, karena gue aja mabuk laut, untungnya ada kursi bos di belakang kapal yang kena angin segar jadi gak mabuk, Desra aja sempat muntah lima kali. kapal sempat berhenti di dua pulau sebelumnya, Pulau pari dan Pulau Untung Jawa sebelum akhirnya sampai di Tidung.


perjalanan sekitar 3 jam, sekitar setengah 11 kami sampai di pulau dan langsung diantar ke homestay. makan siang pun diantar dan gue sempat nambah 2x loh :D 
kami diberi waktu untuk beres-beres sekaligus istirahat sampai jam 1 siang. setelah itu kami menuju pantai dan diantar ke lokasi snorkelling menggunakan perahu nelayan kecil.
perjalanan cukup lama karena memutar, sekitar 1 jam. pengalaman snorkelling pertama yang benar2 indah. memang sih keadaan alamnya mungkin tak seindah Bunaken atau Raja Ampat, tapi itu aja udah Subhanallah. sayangnya kita gak memesan paket foto underwater yang mengharuskan bayar 30ribu.
stelah puas dan cukup lelah snorkelling sambil foto2, kami memutuskan udahan.
kami diantar ke jembatan cinta dan perjalanan kali ini tidak terlalu lama namun gue sempat tidur di perahu (ya emang dasarnya pelor. hehehe). di jembatan cinta kami tidak terlalu tertarik karena terlalu banyak orang (gak sebanyak biasanya juga sih, karena liburan saat itu hari terakhir sebelum puasa), kami memutuskan pulang.
sebenarnya jembatan cinta dan homestay kami ada dalam satu pulau, tapi entah kenapa malah naik perahu, biar lama dan menyenangkan kali ya. hehe.


di homestay kami bersiap-siap, mandi ganti2an. kondisi homestay kami juga lumayan.besar. ada dua kamar, ruang depan yang cukup luas, kamar mandinya pun luas. cuma satu, tapi di dalamnya kayak ada tembok pemisah gitu jadi ada kakus sekaligus bak dan di sebelahnya lagi ada ruang yang berisi keran dan ember. masih dalam satu kamar mandi, tp seakan ada dua ruang, jadi bisa mandi berdua atau lebih.
setelah rapi-rapi kami menuju jembatan cinta menggunakan sepeda sewaan diantar mas guide yang baik bgt. sayangnya karena ga keburu untuk sunset, kami cuma berhenti di pinggir pantai dan bukan di jembatan cinta. yasudahlah yang penting kami bisa menikmati sunset yang indah :)


setelah itu istirahat, sholat mahrib dan jam 8 kami jalan lagi menggunakan sepeda (pokoknya selama dua hari di pulau gowes terus :D) ke pingir pantai. disana sudah disediakan cumi dan ikan bakar,. sayangnya kurang nendang makanannya karena itu semua sudah jadi, bukan kami yang bbq rame2 jadinya. gue pun makannya gak habis. sehabis makan kami menyempatkan ngobrol2 di taman dekat pantai. dan teteeeu.. narsis.
sebelum pulang, di warung kami membeli remi dahulu dan di rumah semua laki2 main remi berempat. kalo gue sih langsung tidur aja di kamar yang adem dan ber-AC bareng Desra Naya.


Esok paginya merupakan hari terakhir, pagi2 sekali jadwalnya adalah sunrise di Jembatan Cinta, sayang yang lain masih ngantuk dan malas2an. akhirnya hanya gue Naya Danis dan Pandu yang jalan. seperti biasa, naik sepeda :D
udara masih segar, pemandangan pun sangat indah. gak nyesel deh pagi2 udah keluar main. oiya, info lagi kalo mau parkir sepeda itu dikenakan biaya Rp.2000. cukup mahal ya, tapi ga papalah sekali2 dan untuk menjaga kebersihan pulau wisata itu juga :)
kami pulang dan mandi. setelah itu sebelum balik ke Jakarta kami jalan-jalan ke Jembatan Cinta (kali ini ramai2 bersebelas) dan sekaligus minum air kelapa disana. sangat menyegarkan.
setelah puas kami pun pulang dan bersiap2 lalu berangkat ke kapal. jam 11 kami jalan. kali ini tidak ada yang mabuk karena sudah minum obat anti mabuk semua yang diberi oleh Naya. makasih ya Naya ;D
selama tiga jam di kapal seperti biasa gue cuma tidur. sampai di Muara Angke kami nyarter angkot lagi. dan di depan stasiun kota kami berpisah, melanjutkan perjalanan ke rumah masing2. ada yang naik kereta, bus, taksi, maupun busway. setelah 3 jam dari kota aku pun sampai rumah. benar2 melelahkan tapi sangat menyenangkan :D




 sebelum jalan 


Di kapal yang membawa kita ke Tidung


 Snorkelling


 Sunset


taman bermainnya




Sunrise
 Ngelapa bareng


 Foto rame2 di tebing (?) sebelum pulang


 Jembatan Cinta yang gak seindah namanya


 Parkir sepeda yang digunakan selama di pulau


betapa bening airnya. Subhanallah.




dan semua paket itu seharga 270.000 exc. foto underwater.
makasih ya kalian semua, dua hari yang sangat berkesan 

Comments

Popular Posts